Anggota DPRD Balangan Dorong Kader PKK Perkuat Pemberdayaan Keluarga

Bagikan Artikel

PARINGIN, RB – Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Hj Sri Huriyati Hadi, mendorong kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) terus memperkuat peran dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

Menurutnya, kader PKK memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat, bahkan hingga tingkat desa. Karena itu, peningkatan kapasitas kader perlu terus dilakukan agar program pemberdayaan keluarga dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata.

Hal tersebut disampaikan Sri Huriyati Hadi saat menghadiri Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 bersama jajaran TP PKK Kabupaten Balangan di salah satu hotel di Banjarbaru, Selasa (15/9/2026).

Sri yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Balangan mengatakan, jambore menjadi momentum penting bagi para kader untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas, sekaligus menjadi ruang bertukar pengalaman dengan kader dari kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Selatan.

“Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar, berbagi pengalaman dan memperkuat kekompakan antar kader,” ungkapnya.

Sri menilai, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti jambore tidak cukup berhenti pada kegiatan tersebut. Hal yang lebih penting adalah bagaimana hasil pembelajaran itu dapat dibawa kembali dan diterapkan dalam pelaksanaan program di tengah masyarakat.

Menurutnya, kader PKK merupakan salah satu ujung tombak dalam mendorong pemberdayaan keluarga. Berbagai program yang dijalankan akan lebih mudah menyentuh masyarakat apabila didukung kader yang memiliki kapasitas, kreativitas dan semangat pengabdian.

“Harapan kami, melalui jambore ini para kader Balangan semakin termotivasi untuk berbuat dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Semangat dari kader untuk Banua harus kita wujudkan melalui kerja nyata di tengah keluarga dan masyarakat,” katanya.

Ia berharap penguatan kapasitas kader dapat berjalan secara berkelanjutan, sehingga PKK tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi mampu menghadirkan program yang benar-benar menjawab kebutuhan keluarga dan masyarakat.

Menurutnya, keluarga merupakan salah satu fondasi penting dalam pembangunan. Karena itu, pemberdayaan keluarga perlu dilakukan secara konsisten melalui berbagai kegiatan yang mendorong peningkatan kesejahteraan, kemandirian dan kualitas kehidupan masyarakat.

Jambore Kader PKK Kalsel 2026 mengusung tema “Dari Kader Untuk Banua, Membangun Keluarga Berkualitas.”

Kegiatan tersebut mempertemukan kader PKK dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Selain menjadi ajang silaturahmi, jambore juga menjadi ruang bagi para kader untuk berbagi pengalaman, meningkatkan kreativitas serta memperkuat semangat dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Fathul Jannah Muhidin, menekankan pentingnya peran kader sebagai penggerak pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan kader di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas keluarga.

Ia menyebut jambore bukan sekadar kegiatan berkumpul dan bersilaturahmi, tetapi juga menjadi wadah untuk meningkatkan kapasitas, kreativitas dan semangat kader dalam menjalankan tugas pemberdayaan.

Melalui kegiatan tersebut, para kader diharapkan semakin memiliki pengetahuan dan pengalaman untuk kemudian diterapkan di wilayah masing-masing, sehingga semangat pemberdayaan dapat terus tumbuh dari keluarga dan masyarakat hingga mendukung pembangunan Banua secara lebih luas. (SA)