
PARINGIN, RB – Pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci penting dalam menentukan kualitas pembangunan daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Balangan terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kompetensi masyarakat maupun aparatur.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui dukungan terhadap pengembangan program pendidikan pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang disosialisasikan di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Selasa (9/6/2026).
Sosialisasi tersebut memperkenalkan sejumlah program pascasarjana ULM, di antaranya Program Studi Magister dan Doktor Administrasi Pendidikan serta Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Bupati Balangan, Abdul Hadi, mengatakan pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, meningkatkan kapasitas, serta mempersiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat hanya dibebankan kepada satu pihak. Pemerintah, perguruan tinggi, dunia pendidikan, dan masyarakat perlu membangun kolaborasi agar pengembangan SDM dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
“Setelah ini kami akan duduk bersama dengan jajaran pemerintah daerah Kabupaten Balangan terkait dukungan dalam bentuk anggaran. Nanti akan kami pelajari regulasinya dan semoga bisa dilaksanakan tanpa terbentur aturan,” ujarnya.
Dukungan terhadap pendidikan pascasarjana dinilai penting karena daerah membutuhkan tenaga pendidik dan aparatur yang memiliki kapasitas akademik serta kompetensi yang lebih kuat.
Abdul Hadi menekankan, peningkatan kualifikasi akademik hingga jenjang magister maupun doktor harus diikuti dengan peningkatan kualitas dan kompetensi.
Menurutnya, gelar akademik bukanlah tujuan akhir. Yang lebih penting adalah pengetahuan, kemampuan, dan kontribusi yang dapat diberikan setelah menyelesaikan pendidikan.
“Yang paling penting bukan hanya gelarnya, tetapi kualitas dan kompetensi yang diperoleh setelah menyelesaikan pendidikan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Program Doktoral Administrasi Pendidikan ULM, Ahmad Suriansyah, mengatakan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pola dan kebijakan baru dalam pengembangan SDM melalui pendidikan tinggi.
Ia menyebut seluruh program studi yang ditawarkan telah memiliki akreditasi unggul.
“Kami mensosialisasikan ini memang akreditasi kami sudah unggul semua. Karena keunggulan itulah kami berani untuk melaksanakan kegiatan ini ke berbagai daerah, termasuk Balangan,” katanya.
ULM juga terus mengembangkan model pendidikan yang lebih fleksibel bagi ASN di daerah. Melalui model tersebut, aparatur dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan tugas dan tanggung jawabnya di tempat kerja.
Dengan demikian, peningkatan kompetensi ASN dapat berjalan beriringan dengan keberlangsungan pelayanan publik kepada masyarakat.
Bagi Kabupaten Balangan, pengembangan pendidikan pascasarjana menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun kualitas manusia.
Sebab, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan infrastruktur yang kuat, tetapi juga aparatur, pendidik, dan generasi yang memiliki pengetahuan, kompetensi, serta kemampuan untuk mengelola pembangunan secara profesional.
Melalui sinergi dengan perguruan tinggi, Pemkab Balangan terus mendorong agar akses peningkatan kapasitas SDM semakin terbuka dan dapat memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah. (MC Balangan)