Hujan Deras, Banjir, Jembatan Putus dan Tanah Longsor Timpa Desa Kambiyain.

Bagikan Artikel

PARINGIN, RB – Akibat hujan deras, bukan hanya banjir tanah longsor pun menimpa desa Kambiyain Kecamatan Tebing Tinggi.

Akibat longsor yang menimpa jalan ini, sudah Dua hari ini warga Desa Kambiyain harus mengalami pemadaman listrik dan akses jalan terputus, karena ada tiga titik jalan sepanjang kurang lebih 300 meter tertimbun longsor, dan satu jembatan putus.

Lamsi salah satu warga Desa Kambiyain mengatakan, jika warga desa harus berjalan kaki dan menyeberang sungai jika ingin keluar dari desa menuju desa tetangga.

“Karena jalan longsong dan jembatan putus, makanya untuk keluar desa harus jalan kaki karena tidak bisa dilewati kendaraan,” ujarnya ditemui saat menuju ke desa tetangga, Senin (29/11/2021).

Dirinya sendiri bersama beberapa warga, menurut perempuan setengah baya ini, harus keluar desa guna membeli kebutuhan hidup sehari-sehari dan keperluan lainnya.

“Ini saya juga keluar untuk mencari kost untuk anak yang sekolah, sebab kalau kondisi jalan seperti ini, kasian anak yang sekolah. Mereka jauh berjalan kaki. Jadi kami carikan kos-kosan di dekat sekolah,” ucap Lamsi.

Lamsi juga menceritakan kondisi jalan yang harus ia lewati saat keluar desa. Ceritanya, tanah longsor yang menimbun jalan utama ada pada beberapa titik. Selain itu ada pula jembatan yang putus.

Bahkan, lanjut Lamsi, untuk membersihkan tanah longsor di jalan, tidak bisa hanya dengan gotong royong warga. Akses jalan itu diperkirakan akan tertutup dalam jangka waktu bulanan. Terkecuali ada alat berat yang membantu membersihkan.

Sebut Lamsi, tumpukan tanah yang menghalangi jalan membuat akses kendaraan roda dua tertutup. Cara terakhir ialah berjalan kaki. Bahkan kendaraan miliknya pun dititipkan di rumah warga lainnya yang bisa dilalui sepeda motor.

Bukan hanya akses jalan yang terputus, kini warga Desa Kambiyain pun tidak dapat menikmati listrik, karena ada lima tiang listrik yang roboh di desa.

Sebagai upaya penanganan sementara jembatan putus, tanah longsor dan tiang listrik yang roboh, anggota Polsek Awayan dan Koramil Awayan bekerjasama dengan warga untuk membersihkan jalan.

Penanganan pertama ialah meletakan lantai pada jembatan yang saat ini dibangun agar warga bisa menyeberang. Sementara untuk penanganan jembatan putus lainnya belum bisa dilakukan.

Kapolsek Awayan, Ipda Rahmadani secara langsung monitoring lokasi. Ia mengecek kerusakan yang terjadi akibat banjir. Selain itu, bergotong royong untuk perbaikan sementara dan pembersihan.

Ia sampaikan, banjir yang melanda di Kecamatan Tebingtinggi membuat dua desa terisolir. Desa Kambiyain menjadi satu di antara. Sementara desa lainnya yakni Desa Dayak Pitap yang juga terisolir karena jalan longsor

Penulis: Sugiamoor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *