
BARABAI, RB — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif, memberikan perhatian terhadap perkembangan olahraga bela diri di daerahnya.
Hal itu ditunjukkannya dengan menyaksikan langsung gelaran Barabai Street Fight – The First Chapter di GOR Murakata Mandingin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Sabtu (8/8/2026).
Kehadiran Saiful Arif dalam ajang tersebut berlangsung secara spontan. Saat berada di Barabai, ia menyempatkan diri datang untuk menyaksikan pertandingan yang mempertemukan sejumlah fighter dari berbagai daerah.
Salah satu pertandingan yang menjadi perhatiannya adalah penampilan Sidik, atlet Muaythai Kabupaten Balangan, yang tampil pada partai main event menghadapi Dimi.
Saiful Arif tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan sekaligus memberikan dukungan kepada Sidik.
Ia juga melihat secara langsung bagaimana sebuah event olahraga bela diri dikemas dengan melibatkan atlet, komunitas, penonton, official, dan berbagai unsur pendukung lainnya.
Usai pertandingan, Saiful Arif menyampaikan apresiasi kepada Sidik atas keberaniannya tampil dan membawa nama Kabupaten Balangan dalam ajang tersebut.
Menurutnya, keberanian seorang atlet untuk naik ke arena merupakan bagian penting dalam proses pembentukan mental, pengalaman, dan kemampuan bertanding.
“Selamat kepada Sidik. Tetap semangat, terus berlatih dan jangan berhenti berproses. Setiap pertandingan adalah pengalaman untuk menjadi lebih baik,” ujar Saiful Arif.
Ia berharap pengalaman bertanding yang diperoleh Sidik dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet Muaythai lainnya di Balangan untuk semakin giat berlatih dan berani mengikuti berbagai kejuaraan.
Selain memberikan dukungan kepada atlet, Saiful Arif mengaku tertarik dengan konsep penyelenggaraan Barabai Street Fight.
Menurutnya, konsep serupa berpotensi diterapkan di Kabupaten Balangan dengan menyesuaikan karakteristik dan potensi daerah.
Ia menilai event olahraga yang dikemas secara profesional tidak hanya menjadi wadah bagi atlet untuk bertanding, tetapi juga dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda, membangun sportivitas, sekaligus menghadirkan hiburan positif bagi masyarakat.
“Konsep seperti ini menarik untuk dikembangkan di Balangan. Kita tidak hanya ingin mengirim atlet bertanding ke luar daerah, tetapi juga harus mulai berpikir bagaimana Balangan bisa menjadi tuan rumah event olahraga,” ujarnya.
Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga di daerah juga dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Balangan kepada masyarakat dari luar daerah.
Saiful Arif juga melihat adanya potensi ekonomi yang dapat muncul dari penyelenggaraan event olahraga.
Kehadiran atlet, official, keluarga atlet, komunitas, dan penonton dari berbagai daerah dapat menciptakan aktivitas ekonomi, mulai dari kuliner, transportasi, penginapan, merchandise, dokumentasi hingga produk ekonomi kreatif.
Karena itu, apabila event serupa digelar di Balangan, pelaku UMKM lokal menurutnya dapat dilibatkan melalui penyediaan booth atau bazar di sekitar lokasi pertandingan.
Produk kuliner khas Balangan, kerajinan, merchandise, hingga produk unggulan daerah dapat menjadi bagian dari event tersebut.
“Jadi manfaatnya bukan hanya untuk atlet. Kalau dikemas dengan baik, kegiatan seperti ini juga bisa menggerakkan UMKM dan ekonomi masyarakat,” katanya.
Ke depan, konsep event bela diri tersebut dinilai dapat dikembangkan menjadi agenda tahunan di Kabupaten Balangan.
Tidak hanya mempertandingkan Muaythai, kegiatan dapat dikembangkan dengan melibatkan berbagai cabang olahraga bela diri, UMKM, komunitas kepemudaan, seni budaya, kuliner, ekonomi kreatif, hingga promosi destinasi wisata.
Dengan konsep tersebut, masyarakat tidak hanya datang untuk menyaksikan pertandingan, tetapi juga dapat menikmati berbagai kegiatan pendukung.
Bagi pembinaan Muaythai Balangan, semakin banyak kesempatan bertanding dinilai akan memberikan pengalaman berharga bagi atlet.
Pertandingan menjadi sarana untuk mengasah kemampuan teknik dan strategi sekaligus membangun mental, keberanian, dan kepercayaan diri atlet.
Dari Ring untuk Prestasi, dari Event untuk Ekonomi
Perhatian yang diberikan Wakil Ketua DPRD Balangan terhadap Barabai Street Fight menjadi salah satu momentum untuk mendorong pengembangan olahraga bela diri di Kabupaten Balangan.
Olahraga tidak hanya dapat dipandang dari sisi prestasi, tetapi juga memiliki potensi sebagai instrumen pembinaan generasi muda, pemberdayaan masyarakat, promosi daerah, serta penggerak ekonomi lokal. (SA)