
PARINGIN, RB – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Balangan dan Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM), gelar audiensi dan Konsolidasi di Kampus UNIVSM, Kamis (27/3/2024).
Pertemuan ini mematangkan MoU yang telah dijalin sebelumnya yakni, pembentukan HIPMI Perguruan Tinggi (HIPMI PT). Tujuan HIPMI PT sendiri adalah membantu mahasiswa menjadi pengusaha muda yang mandiri, membantu mahasiswa menciptakan lapangan kerja, mengembangkan perusahaan dan meningkatkan kualitas SDM secara mental.
Kerja sama ini bertujuan menciptakan generasi pengusaha muda berbasis kampus yang mampu menjadi penggerak pertumbuhan UMKM dan ekonomi di Balangan.
Ketua BPC HIPMI Balangan, Muhammad Syaibani menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk menyiapkan mahasiswa sebagai cikal bakal pengusaha muda di daerah.
“Tantangan terbesar menjadi pengusaha adalah mental takut memulai. Melalui kerja sama dengan UNIVSM, kami ingin membangun ekosistem yang mendorong mahasiswa berani terjun ke dunia bisnis. Pembentukan HIPMI PT (Perguruan Tinggi) dan program penguatan kewirausahaan akan jadi fondasi untuk lahirnya pengusaha tangguh yang berkontribusi pada peningkatan UMKM Balangan,”ujarnya.
Untuk kedepan, kata Syaibani, usaha anggota HIPMI PT diprioritaskan sektor menengah, contohnya restoran, cafe, freelance desain, dan sebagainya.
Syaibani juga menyoroti peran kampus dalam menciptakan iklim kewirausahaan, seperti integrasi kurikulum berbasis praktik bisnis dan pendampingan langsung oleh pengusaha senior HIPMI.
“Mahasiswa tak hanya belajar teori, tetapi juga langsung terlibat dalam proyek bisnis nyata,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Sapta Mandiri Abdul Hamid menyatakan, bahwa kolaborasi ini selaras dengan visi kampus untuk mencetak lulusan berjiwa entrepreneur.
“Kurikulum kami sudah dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia usaha, termasuk mata kuliah kewirausahaan dan magang di usaha anggota HIPMI. Ke depan, melalui UPT Pusat Usaha dan Bisnis, kami akan memperluas program inkubasi startup, mentoring bisnis, hingga akses pendanaan bagi mahasiswa,” bebernya.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menguntungkan mahasiswa, tetapi juga masyarakat luas. Melalui program pelatihan dan inovasi bisnis berbasis komunitas contohnya, HIPMI Balangan dan UNIVSM berkomitmen meningkatkan kapasitas pelaku UMKM lokal. (SA)