
PARINGIN, RB – – Perempuan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Balangan menyabet nilai terbaik pertama dalam Apresiasi Tari Kreasi Ciptaan Guru Bernuansa Muatan Lokal tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (6/11/2026).
Ajang yang digelar di Pendopo Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Barabai, itu diikuti 13 tim perwakilan dari kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
Balangan tampil dengan tari kreasi berjudul “Srikandi PGRI”. Karya ini menggambarkan semangat, keceriaan, dan ketulusan perempuan dalam menjalani profesi sebagai pendidik.
Empat guru tampil membawakan tarian tersebut, yakni Septa Ristiana (SMAN 1 Paringin), Putri Safariani (SMPN 1 Paringin), Indah Raisita (SMPN 2 Juai), dan Risty Setyaningsih (SMPN 5 Paringin).
Lewat gerakan yang lincah, energik, dan penuh ekspresi, mereka menampilkan sosok guru perempuan yang tak sekadar mengajar, tetapi juga mendidik, membimbing, dan menginspirasi generasi penerus bangsa. Kebersamaan dan kekompakan menjadi kesan yang ingin disampaikan dalam setiap gerakan.
Indah Raisita mengatakan, tarian ini lahir dari semangat para guru Indonesia. Konsep dan koreografinya dikembangkan sendiri oleh para peserta dengan memadukan sejumlah gerakan yang terinspirasi dari tari-tarian Banjar.
“Melalui tarian ini, kami ingin menyampaikan bahwa menjadi guru adalah perjalanan pengabdian yang penuh warna. Dengan hati yang tulus, langkah yang ceria, dan semangat yang tidak pernah padam, perempuan PGRI terus berkarya, mendidik, dan menginspirasi,” ujarnya.
Untuk tampil maksimal, mereka menjalani sekitar 10 kali latihan. Intensitasnya ditingkatkan menjelang hari pelaksanaan agar seluruh gerakan bisa dibawakan dengan kompak.
Kerja keras itu berbuah manis. Putri Safariani mengaku senang karena penampilan berjalan sesuai harapan dan membawa pulang gelar juara.
“Kami sangat senang dengan hasil yang diperoleh. Ini menjadi pengalaman dan kebanggaan tersendiri bagi kami, terlebih dapat membawa nama PGRI Kabupaten Balangan dan meraih nilai terbaik pertama di tingkat provinsi,” tuturnya.
Ketua PGRI Kabupaten Balangan, Musa, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan untuk mengejar kemenangan, melainkan wadah menunjukkan bahwa guru memiliki potensi dan kreativitas di berbagai bidang, termasuk seni dan budaya.
“Prestasi ini merupakan kebanggaan besar bagi seluruh keluarga besar PGRI Kabupaten Balangan. Ini membuktikan bahwa dengan semangat, kerja keras, kekompakan, dan kesempatan untuk berkembang, guru-guru kita mampu menunjukkan kualitas terbaiknya hingga tingkat provinsi,” ujarnya.
Musa berharap keberhasilan ini menginspirasi seluruh anggota PGRI di Balangan untuk terus berkarya dan mengembangkan diri. Ia menekankan bahwa guru dituntut tidak hanya cakap mengajar di kelas, tetapi juga kreatif, inovatif, berbudaya, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.
“PGRI bukan hanya tempat berhimpun dan memperjuangkan kepentingan profesi guru, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun kreativitas, mempererat persaudaraan, mengembangkan potensi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia para anggotanya,” tambahnya.
Ia berharap capaian ini memotivasi para guru di Balangan untuk berani menunjukkan kemampuan, mengasah bakat, dan melestarikan kekayaan budaya daerah melalui kegiatan positif. (SA)