
PARINGIN, RB – Kepemimpinan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Balangan resmi berganti. Melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) 2026, M Fuad Ridha ditetapkan sebagai Ketua Umum KONI Balangan periode 2026-2030 secara aklamasi.
Musorkab yang digelar di Gedung Mayang Maurai, Paringin, Jumat (30/1/2026), menetapkan M Fuad Ridha sebagai calon tunggal yang disepakati seluruh peserta musyawarah.
Penetapan ini menjadi titik awal arah baru pembinaan dan pengelolaan olahraga di Bumi Sanggam.
Pembenahan Menyeluruh dari AkarUsai terpilih, M Fuad Ridha menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh, baik dari sisi pembinaan atlet maupun tata kelola organisasi.
Ia menilai, prestasi olahraga Balangan membutuhkan fondasi yang lebih kuat dan terukur.
“Kami ingin memulai dari hal paling mendasar. Program latihan harus jelas, terukur, dan berkesinambungan. Tidak bisa lagi berjalan tanpa arah,” ujarnya.
Selain pembinaan atlet, M Fuad Ridha juga menaruh perhatian besar pada pembenahan organisasi.
Ia menekankan pentingnya administrasi yang tertib serta pengelolaan KONI dan cabang olahraga (cabor) yang sehat dan profesional.
Menurutnya, penguatan organisasi menjadi kunci agar program pembinaan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Karena itu, KONI Balangan ke depan akan menerapkan pola pembinaan berbasis skala prioritas.
“Kami akan melakukan kajian untuk menentukan cabang olahraga unggulan. Tidak semua cabor diperlakukan sama, tetapi dipilah berdasarkan potensi dan peluang prestasi,” jelasnya.
Target jangka menengah yang dipasang M Fuad Ridha adalah memperbaiki posisi Balangan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan.
Ia menegaskan, predikat juru kunci yang melekat pada dua edisi Porprov sebelumnya harus diakhiri.
“Ini tradisi yang harus kita putus. Dengan pembinaan yang terukur dan berakar, Balangan harus bisa keluar dari posisi bawah dan mulai diperhitungkan,” tegasnya.
Untuk merealisasikan target tersebut, kepengurusan KONI Balangan periode 2026-2030 akan mengombinasikan figur-figur muda yang energik dengan pengurus berpengalaman.
Kolaborasi tersebut diharapkan melahirkan ide segar sekaligus menjaga kesinambungan organisasi.
“Olahraga Balangan tidak bisa dibangun sendiri-sendiri. Kami ingin bekerja kolektif, solid, dan fokus pada prestasi,” pungkas M Fuad Ridha.(SA)