
PELAIHARI, RB – Kontingen pemuda Kabupaten Balangan berhasil mengukir prestasi membanggakan di ajang Jambore Pemuda Daerah (JPD) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025.
Dalam gelaran yang berlangsung pada 19-22 November 2025 di Kabupaten Tanah Laut, delegasi Balangan membawa pulang empat penghargaan sekaligus.
Keempat trofi yang berhasil diraih meliputi Juara 1 Permainan Tradisional Asinan, Juara 3 Permainan Tradisional Bakiak, Juara 3 Lomba Innovation of Youth Mapping Action “Indikator Pembangunan Pemuda Kalimantan Selatan”, dan Juara 3 Kategori Kontingen Terbaik.
Abdul Ghani, salah satu peserta kontingen Balangan, mengaku bangga bisa berkontribusi mengharumkan nama daerah.
“Alhamdulillah, kami bisa membawa pulang prestasi untuk Balangan. Ini adalah hasil kerja keras dan kekompakan tim selama persiapan,” ujar Abdul Ghani usai penyerahan penghargaan.
Pendamping kontingen Balangan, Fajrin Erpani menambagkan, raihan prestasi tidak terlepas dari persiapan, dimana dilakukan yang secara konsisten dan tentunya tidak mudah.
Dimana, lanjut Fajrin, seluruh anggota kontingen harus meluangkan waktu untuk latihan intensif guna memastikan penampilan terbaik di setiap kategori yang diikuti.
“Anggota latihan dengan serius, terutama untuk permainan tradisional yang membutuhkan kekompakan dan strategi. Dukungan dari Disporapar Balangan juga sangat membantu kami,” tambahnya.
Disisi lain, Ketua DPC Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) Kabupaten Balangan, Ahmad Juliansyah memberikan apresiasi tinggi atas capaian kontingen.
Menurutnya, prestasi ini membuktikan potensi besar generasi muda Balangan.
“Kami dari PPMI Balangan sangat berbangga dengan SDM pemuda di Kabupaten Balangan. Kami sangat yakin bahwa anak muda di Balangan memiliki potensi besar untuk berkembang sangat baik dan mampu berprestasi,” ungkapnya.
Juliansyah juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Balangan yang terus mendukung kegiatan pengembangan kepemudaan.
“Apresiasi kami sampaikan kepada Disporapar Balangan yang selama ini terus mendukung kegiatan pengembangan kepemudaan. Dukungan tersebut menjadi dorongan besar bagi anak muda untuk berani berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama daerah,” jelasnya.
Sekedar diketahui, kontingen Balangan berangkat dengan membawa 10 orang yang terdiri dari 5 peserta perempuan, 4 peserta laki-laki, dan 1 pendamping. Mereka mengikuti lima kategori lomba, yakni Senam Pocopoco (5 orang), Permainan Tradisional Asinan (5 orang), Permainan Tradisional Bakiak (5 orang), Lomba Innovation of Youth Mapping Action “Indikator Pembangunan Pemuda Kalimantan Selatan” (2 orang), dan Pentas Seni (1 tim).
Keikutsertaan aktif di berbagai kategori tersebut mencerminkan semangat kompetitif sekaligus komitmen pemuda Balangan dalam melestarikan budaya lokal dan memperkuat jejaring kepemudaan se-Kalimantan Selatan.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Balangan untuk terus berkarya dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. (SA)