Kehadiran Univsm Dorong Ekonomi Warga dan Perluas Akses Pendidikan Tinggi di Balangan

Bagikan Artikel

PARINGIN, RB – Kehadiran Universitas Sapta Mandiri (Univsm) di Kabupaten Balangan tidak hanya memberikan kontribusi di bidang pendidikan, tetapi juga membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Aktivitas mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dinilai mampu meningkatkan perputaran ekonomi lokal sekaligus membuka berbagai peluang usaha baru bagi warga.

Salah seorang pedagang yang berjualan di sekitar kampus, Marsono, mengaku merasakan peningkatan jumlah pelanggan sejak Univsm mulai aktif beroperasi. Menurutnya, mahasiswa menjadi pelanggan tetap yang membeli berbagai kebutuhan, mulai dari makanan dan minuman hingga kebutuhan sehari-hari lainnya.

“Alhamdulillah, sejak ada kampus ini usaha kami menjadi lebih ramai. Mahasiswa sering datang membeli makanan dan minuman, sehingga pendapatan kami meningkat dibanding sebelumnya,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Ia menambahkan, meningkatnya aktivitas di lingkungan kampus membuat kawasan sekitar menjadi lebih hidup dibanding beberapa tahun lalu. Kondisi tersebut memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas ekonomi harian.

Tak hanya meningkatkan omzet pedagang yang telah ada, keberadaan Univsm juga memunculkan berbagai peluang usaha baru. Sejumlah usaha seperti warung makan, kedai kopi, jasa fotokopi dan percetakan, hingga toko kelontong mulai berkembang untuk memenuhi kebutuhan civitas akademika.

Di sektor pendidikan, kehadiran Univsm turut memberikan kemudahan bagi masyarakat Balangan dan daerah sekitarnya dalam mengakses pendidikan tinggi. Dengan lokasi yang dekat, biaya pendidikan yang relatif terjangkau, serta pilihan program studi yang terus berkembang, kampus ini menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus merantau ke luar daerah.

Manfaat tersebut dirasakan langsung oleh Khairatunisa, salah satu mahasiswa Univsm yang juga berstatus sebagai karyawan. Menurutnya, keberadaan kampus di Balangan memberikan kesempatan bagi para pekerja untuk tetap melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan.

“Dengan adanya Univsm, kami yang bekerja tetap memiliki kesempatan untuk kuliah. Lokasinya dekat dari tempat tinggal maupun tempat kerja sehingga tidak perlu keluar daerah. Selain itu, tersedia kelas karyawan yang sangat membantu dalam membagi waktu antara bekerja dan kuliah,” ujarnya.

Khairatunisa juga menilai akses pendidikan tinggi kini semakin terbuka berkat dukungan berbagai program beasiswa. Selain Program 1.000 Sarjana yang digagas Pemerintah Kabupaten Balangan, Univsm juga menyediakan sejumlah skema beasiswa untuk membantu mahasiswa meringankan biaya pendidikan.

“Program 1.000 Sarjana dari Pemkab Balangan dan beasiswa yang disediakan Univsm sangat membantu masyarakat. Banyak yang sebelumnya terkendala biaya kini memiliki kesempatan untuk kuliah dan meningkatkan kualitas diri,” katanya.

Program beasiswa tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong peningkatan partisipasi pendidikan tinggi di Kabupaten Balangan. Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang layak tanpa terbebani biaya yang tinggi.

Dengan manfaat yang dirasakan dari sisi ekonomi maupun pendidikan, kehadiran Universitas Sapta Mandiri di Kabupaten Balangan diharapkan terus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui dukungan fasilitas pendidikan, kelas karyawan, serta berbagai program beasiswa, Univsm hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin meraih pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan daerah asalnya. (SA)