
PARINGIN, RB – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Balangan menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sekaligus Penyampaian Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2025, Rabu (24/6/2025).
Kegiatan yang berlangsung di aula Lembah Batu Piring Disporapar Balangan ini, menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat demi peningkatan kualitas layanan publik.
Forum dibuka dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Disporapar Kabupaten Balangan, Bambang Mulyadi. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan organisasi kepemudaan, organisasi olahraga, pelaku pariwisata, serta berbagai pemangku kepentingan yang selama ini menjadi pengguna layanan Disporapar Balangan.
Dalam sambutannya, Bambang Mulyadi menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan wadah strategis untuk membangun komunikasi dua arah yang konstruktif antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Masukan dan saran dari masyarakat sangat penting sebagai dasar dalam penyempurnaan pelayanan yang diberikan Disporapar. Melalui forum ini diharapkan tercipta pelayanan yang lebih efektif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa hasil Survei Kepuasan Masyarakat Tahun 2025 menjadi bahan evaluasi nyata bagi Disporapar dalam merancang perbaikan layanan ke depan, bukan sekadar laporan formalitas.
Dalam sesi pemaparan, peserta mendapatkan penjelasan lengkap mengenai hasil SKM Tahun 2025 yang mencakup tingkat kepuasan masyarakat terhadap berbagai layanan Disporapar.
Selain itu, disampaikan pula pemaparan mengenai berbagai program unggulan serta mekanisme pelayanan yang tengah dijalankan.
Salah satu materi yang mendapat perhatian peserta adalah penjelasan mengenai alur pencairan dana hibah berdasarkan regulasi yang berlaku.
Pemaparan ini dinilai penting untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas dan transparan kepada para penerima manfaat, sehingga meminimalkan potensi kesalahpahaman di lapangan.
Forum berlangsung hidup dan interaktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai masukan konstruktif disampaikan peserta, mencakup sejumlah isu krusial, antara lain, peningkatan pelayanan administrasi agar lebih cepat, mudah, dan ramah pengguna, pengembangan program kepemudaan yang lebih merata dan berdampak, pembinaan olahraga yang berkelanjutan dari tingkat akar rumput dan penguatan sektor pariwisata Kabupaten Balangan agar lebih berdaya saing.
Melalui kegiatan ini, Disporapar Balangan menegaskan komitmennya untuk tidak berhenti pada tataran wacana. Seluruh masukan yang diterima dari forum akan menjadi rujukan konkret dalam proses penyusunan dan evaluasi kebijakan di bidang kepemudaan, olahraga, dan pariwisata.
Forum Konsultasi Publik ini sekaligus menjadi cerminan semangat pemerintah daerah dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat, sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang terbuka, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan publik. (SA)