
PARINGIN, RB – Empat sastrawan asal Kalimantan Selatan berhasil menerima anugerah atas dedikasi mereka dalam berkarya di dunia sastra selama lebih dari empat dekade.
Keempat sastarawan tersbut yakni, H. Fahmi Wahid dengan lebih dari 40 tahun berkarya, Ibramsyah Amandit lebih dari 50 tahun berkarya, Abdurrahman Elhusain lebih dari 40 tahun berkarya dan Arifin Noor Hasbi (lebih dari 40 tahun berkarya.
Perjalanan panjang para sastrawan ini, dalam meraih penghargaan ini tidak lepas dari tantangan. Salah satunya adalah dalam hal mengumpulkan berkas penilaian yang bukan perkara mudah.
Terlebih karena kendala seperti pindah rumah hingga musibah banjir. Meski begitu, berkat ketekunan dan kerja keras, portofolio lengkap sejak tahun 1984 hingga 2025 berhasil disusun.
Portofolio tersebut mencakup kliping koran terkait sastra (puisi dan artikel), karya pribadi dan antologi bersama, foto-foto kegiatan sastra, makalah dan aktivitas sebagai narasumber, tautan kegiatan sastra di media sosial, piagam penghargaan serta sertifikat, hingga biodata lengkap dan rekam jejak kegiatan bersastra dari 1984 sampai 2025.
H. Fahni Wahid, salah satu penerima anugerah, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya.
“Alhamdulillah, penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh pegiat sastra di Kalimantan Selatan,” ujar Fahmi Wahid, Jumat (1/8/2025).
Raihan anugerah ini, kata Fahmu, punya cerita tersendiri baginya, tak terkecuali dalam hal mengumpulkan kembali dokumen lama.
“Mengumpulkan kembali dokumen lama sejak 1984 itu penuh cerita, apalagi sempat terkendala banjir dan berpindah rumah,” bebernya.
Namun, kata Fahmi, dirinya percaya bahwa karya sastra akan selalu menemukan jalannya untuk dihargai.
“Semoga ini menjadi penyemangat generasi muda agar tidak ragu berkarya dan mencintai sastra,” ujarnya.
Penghargaan ini diberikan dalam rangka Program Fasilitasi dan Apresiasi bagi Komunitas Sastra Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra.
Berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Nomor 3658/I/BS.01.02/2025, para sastrawan yang terpilih telah melewati seleksi administrasi dan penilaian substansi yang ketat.
Selanjutnya, Tim Sekretariat Fasilitasi dan Apresiasi Komunitas Sastra Tahun 2025 akan mengirimkan surat resmi serta informasi tahap lanjutan kepada para penerima.
Penghargaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menekuni dunia sastra dan menjaga keberlangsungan tradisi literasi di Kalimantan Selatan. (SA)