Tim Electriciteam SMKN 1 Paringin Juara 2 di Ajang LKTIN DCF 2019 di Kampus UNDIP Semarang

RAGAMBERITA.ID, PARINGIN – SMKN 1 Paringin kembali mengikuti ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat Nasional yang rutin diadakan setiap tahun dan ditujukan untuk seluruh peserta didik jenjang SMA/SMK/MA sederajat.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Kimia Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro Semarang Jawa Tengah.

Adapun peserta merupakan peserta didik SMA/SMK/MA sederajat yang tergabung dalam tim berjumlah 2-3 orang.

SMKN 1 Paringin membentuk tim untuk mengikuti ajang ini yaitu Electriciteam yang terdiri dari M. Farhat Adha Diannur kelas 12 Listrik, Dimas Dwikurnia kelas 12 Listrik, dan M. Aulia Rahman kelas 11 Listrik.

Sebelumnya, lomba ini diawali dengan seleksi abstrak yang dikirimkan ke pihak panitia sesuai jadwal, dari hasil seleksi abstrak lolos 80 tim.

Seleksi selanjutnya adlah seleksi full paper, dimana seluruh tim yang lolos seleksi diminta mengirimkan naskah lengkap hasil penelitiannya ke panitia untuk diseleksi dan ditentukan 10 finalis.

Salah satunya yang lolos masuk 10 finaslis adalah Electriciteam yang merupakan tim listrik SMKN 1 Paringin dan berhak masuk mengikuti rangkaian final LKTIN DCF 2019 di kampus UNDIP Semarang pada 12-13 Oktober 2019 kemarin.

Pembimbing Tim, Izuddin Syarif, Rabu (16/10/2019) mengatakan, tim SMKN 1 Paringin dalam ajang ini mengangkat project pengembangan alat proteksi drop tegangan generasi ke3 yang berbasis arduino.

“Alat ini telah bekerja atas dasar kemampuannya mendeteksi penurunan (drop) tegangan yang kadangkala terjadi di desa-deaa di sekitar Kabbupaten balangan. Penurunan tegangan ini akan berdampak negatif jika dibiarkan yaitu meningkatkan risiko kerusakan perangkat elektronika yang ada di rumah tinggal,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikannya, alat ini telah sampai pada pengembangan generasi ke3 dilengkapi dengan kemampuan menyampaikan pesan singkat dalam bentuk lokasi terjadi gangguan ke pihak PLN melalui nomor layanan gangguan yang dimiliki oleh PLN.

“Seluruh finalis yang berjumlah 10 tim wajib mempresentasikan dan mempertahankan hasil penelitiannya pada hari Sabtu 12 Oktober 2019 di Fakultas Sains dan Matematika UNDIP di depan 3 panelis dewan juri yang telah ditentukan oleh panitia,” katanya.

Dan alhamdulillah hanya electriciteam satu-satunya tim yang lolos final dan berasal dari luar pulau jawa.

Hasil akhir lomba diumumkan pada Minggu 13 Oktober 2019 dan electeiciteam berhasil meraih Juara 2.

Capaian ini menurutnya, melengkapi capaian sebelumnya melalui berbagai lomba sejenis yang skalanya juga nasional. Project yang dipresentasikan masih berupa alat pengaman drop tegangan namun diperbarui dan dikembangkan dalam setiap waktu yaitu.

“Kami mengucapkan terima kasih pada semua pihak terutama pihak sekolah, Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel dan orang tua serta dunia industri PT. Adaro Indonesia yang tiada henti memberikan dukungan baik moril maupun materil,” tutupnya.(tim)

Prestasi tim SMKN 1 Paringin diberbagai ajang :

1) Juara 1 LKTIN HIMAPSIKA ULM pada bulan Maret 2019 dengan alat pengaman drop tegangan generasi pertama.

2) Juara 2 LKTIN FIN UNIPMA Madiun pada bulan April 2019 dengan alat pengaman drop tegangan generasi ke2.

3) Juara 2 LKTIN DCF UNDIP pada bulan Oktober 2019 dengan alat pengaman drop tegangan generasi ke3

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial