
PARINGIN, RB – Arus perpindahan penduduk di Kabupaten Balangan menunjukkan bahwa daerah ini masih menjadi salah satu tujuan migrasi di Kalimantan Selatan. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Balangan, jumlah penduduk yang datang masih lebih tinggi dibandingkan jumlah penduduk yang pindah keluar.
Pada tahun 2024, tercatat sebanyak 2.560 penduduk melakukan perpindahan masuk ke Kabupaten Balangan, sedangkan 1.616 penduduk tercatat pindah keluar. Selisih tersebut menunjukkan bahwa Balangan masih memiliki daya tarik sebagai daerah tujuan perpindahan penduduk.
Memasuki tahun 2025, jumlah perpindahan masuk tercatat sebanyak 2.255 orang, sementara perpindahan keluar mencapai 1.627 orang. Meskipun jumlah pendatang mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, angka migrasi masuk tetap berada di atas migrasi keluar.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Balangan, Andi Firmansyah, mengatakan bahwa mobilitas penduduk merupakan fenomena yang dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pekerjaan, pendidikan, keluarga, maupun kebutuhan administrasi kependudukan.
“Perpindahan penduduk merupakan dinamika yang terjadi setiap tahun. Disdukcapil terus melakukan pembaruan data kependudukan agar informasi yang tersedia tetap akurat dan dapat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan serta pelayanan publik,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan data sementara hingga tahun 2026, tercatat sebanyak 505 penduduk melakukan perpindahan masuk ke Kabupaten Balangan, sedangkan 365 penduduk pindah keluar. Jumlah tersebut masih berpotensi berubah seiring dengan proses pembaruan data yang dilakukan secara berkala.
Disdukcapil Kabupaten Balangan mengimbau masyarakat yang melakukan perpindahan domisili agar segera mengurus administrasi kependudukan sesuai ketentuan. Pembaruan data yang tepat waktu diharapkan dapat mendukung tertib administrasi kependudukan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Balangan. (MC Balangan)