Menuju Pilkada Balangan, Ansharuddin Gaet Nor Iswan

RAGAMBERITA.ID, PARINGIN – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 mendatang belum memulai prosesnya, namun sejumlah nama sudah mulai bermunculan sebagai kandidat yang akan bertarung di Kabupaten Balangan, salah satu daerah di Kalsel yang melangsungkan Pilkada.

Namun, baru H Ansharuddin selaku petahana Bupati Balangan yang sejak dini sudah memastikan diri bakal melangkah maju pada Pilkada di Kabupaten Balangan pada 2020 nanti.

Bukan hanya pasti akan bertarung lagi, bahkan mantan Wakil Bupati Balangan dua periode ini juga telah memastikan pasangan yang akan menemaninya, yakni M Nor Iswan, politisi PKS yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan.

Saat Radar Banjarmasin menemui Ansharuddin di ruang kerjanya Senin (1/7) kemarin, dikatakannya bahwa ia bersama M Nor Iswan sudah menandatangani kesepakatan untuk maju bersama pada Pilkada Balangan 2020, pekan lalu.

“Saya (dari Golkar, red) mencalonkan diri berkoalisi dengan PKS untuk sementara ini. Namun, tidak menutup kemungkinan kita berkoalisi dengan partai lain lagi,” ungkapnya.

Untuk dukungan partai sendiri, untuk sementara ini, kata Ansharuddin, secara lisan Golkar dan PKS siap mendukung. Bahkan, lanjutnya, Ketua DPP Golkar sudah menjamin kepada semua Ketua DPD Golkar yang berhasil meraup suara 20 persen di tiap daerah pada Pileg lalu akan didukung apabila mencalonkan diri.

Atas arahan Ketua DPP Golkar tersebut, Anshar patut berjumawa mendapat dukungan penuh dari Golkar. Karena, pada Pileg lalu ia selaku Ketua DPD Golkar Kabupaten Balangan berhasil membawa Golkar meraup suara terbanyak dengan capaian 25 persen.

Dengan kepastian berpasangan dengan M Nor Iswan pada Pilkada 2020 nanti, maka sudah dipastikan bahwa Ansharuddin tidak akan kembali berpasangan dengan Wabup Balangan saat ini, Syaifullah.

Saat Ansharuddin sudah pasti untuk mencalonkan diri pada Pilkada nanti, Syaifullah yang merupakan pasangannya saat memenangi Pilkada 2015 lalu, sampai saat ini belum menyatakan sikap.

“Masih terlalu dini,” ujar Syaifullah singkat, saat dikonfirmasi melalui layanan WhatsApp. (tim)

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial