Site icon Ragamberita

Jawara Literasi Visual! Siswa PSPT SMKN 2 Simpang Empat Sukses Kemas Pesan Pendidikan Jadi Konten Juara

Bagikan Artikel

BATULICIN – Jurusan Produksi dan Siaran Program Televisi (PSPT) SMKN 2 Simpang Empat membuktikan bahwa konten edukasi tidak harus membosankan. Melalui sentuhan tangan dingin para siswa “jawara”, pesan-pesan literasi dan budaya berhasil dikemas menjadi karya sinematografi berkelas yang menyapu bersih berbagai penghargaan bergengsi.

Status sebagai gudang prestasi ini dibuktikan lewat film pendek berjudul Diantara Layar dan Buku. Karya yang sarat akan pesan pentingnya membaca di tengah gempuran gadget tersebut sukses mengantarkan mereka menduduki podium Juara 1 pada Festival Literasi Bersujud 2024.

Kaprodi PSPT SMKN 2 Simpang Empat, Indah Yunita, mengungkapkan bahwa predikat juara yang diraih siswa bukan sekadar keberuntungan. Menurutnya, sekolah mendidik siswa untuk memiliki ketajaman rasa dalam menangkap isu sosial, lalu menuangkannya ke dalam teknik penyiaran yang profesional.

“Kelebihannya karena sekarang serba medsos, jadi pas banget sekolah ambil jurusan ini. Anak-anak kami arahkan untuk membuat konten literasi yang punya nilai lebih. Hasilnya, prestasi itu diraih lewat karya film pendek dan konten kreatif dalam dua tahun terakhir,” ujar Indah, Minggu (19/4/2026).

Kepiawaian mereka sebagai spesialis konten juara kembali teruji di level provinsi. Jurusan PSPT sukses menyabet Juara 2 Film Dokumenter Cagar Budaya tingkat Kalimantan Selatan.

Mereka berhasil mendokumentasikan sejarah lokal dengan kualitas visual yang mampu bersaing dengan sekolah-sekolah besar di ibu kota.Tak berhenti di situ, semangat literasi visual para siswa ini juga merambah ke program unggulan daerah.

Mereka berhasil mengamankan gelar Juara 2 Video Dokumenter Satu Desa Satu Masjid, yang memotret sisi religius Tanah Bumbu dengan narasi yang sangat kuat dan menyentuh.

Rentetan piala dari ajang Festival Literasi Beraksi 2025 hingga Lomba Video Pendidikan Kalsel menjadi bukti bahwa label “Jawara” sudah melekat erat pada jurusan ini. Hal inilah yang membuat instansi sekelas Polres Tanah Bumbu dan Diskominfo tak ragu menggandeng para siswa berprestasi ini untuk mengisi posisi humas mereka.

Kini, SMKN 2 Simpang Empat kembali membuka kesempatan bagi siswa baru untuk bergabung dalam “lingkaran juara” ini. Namun, karena fokus pada kualitas dan pembinaan prestasi yang intensif, kuota yang disediakan sangat eksklusif, yakni hanya 35 kursi untuk satu kelas saja.

Pintu pendaftaran telah dibuka bagi mereka yang tidak hanya ingin sekadar bermain media sosial, tetapi juga berambisi menjadi konten kreator jawara yang mampu membawa perubahan positif lewat karya visual berkelas dunia.

Exit mobile version