Dinas Lingkungan Hidup Balangan Gelar Kegiatan Edukasi Jelang Lomba Adiwiyata Nasional

RAGAMBERITA.ID, PARINGIN – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Balangan mengadakan kegiatan edukasi sekaligus aksi penanaman pohon kepada sekolah-sekolah yang akan mengikuti lomba adiwiyata di TPA Batumerah, Lampihong, kemarin Rabu (31/07/2019).

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Dessy Reyhanie mengatakan, kegiatan ini adalah bagian dari aksi lingkungan hidup dalam rangka hari lingkungan hidup sedunia.

“Ada dua kegiatan. Yang pertama mengedukasi siswa tentang pengelolaan sampah di TPA dan yang kedua adalah aksi penanaman pohon terkait persiapan sekolah dalam mengikuti lomba adiwiyata baik tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional,” paparnya.

Dessy menambahkan salah satu kriteria dalam lomba tersebut adalah sekolah-sekolah peserta harus pernah mengikuti aksi-aksi lingkungan seperti aksi kebersihan, pengelolaan sampah dan penanaman pohon.

“Khusus untuk yang mengikuti lomba adiwiyata nasional, kegiatan-kegiatan aksi lingkungan mereka ini harus disampaikan melalui media massa. Oleh karena itu Dinas Lingkungan Hidup menginisiasi kegiatan-kegiatan tersebut untuk mendorong sekolah agar dapat memenuhi kriteria yang dimaksud,” lanjutnya.

Terpisah Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup, Yulida Rahmi mengatakan, untuk lomba adiwiyata nasional tahun 2019, Kabupaten Balangan mengikuti sertakan beberapa sekolah yakni SDIT Darul Fikri, SMP 3 Paringin, SMP 4 Paringin, SMA 2 Juai dan SMA 1 Tebing Tinggi.

“Terkait penunjukkan sekolah yang mengikuti lomba, pada awalnya Dinas Pendidikan yang mengusulkan sekolah-sekolah mana yang akan dibina. Namun seiring berjalannya waktu saat mengikuti program akhirnya ada sekolah yang mengajukan diri,” jelasnya.

Sampai saat ini, kata Yulida, prestasi yang diraih oleh Kabupaten Balangan adalah adiwiyata mandiri yang diraih SDN Paringin Selatan I dan adiwiyata nasional yang didapat SMK PP Paringin.

Sementara itu, Baihaqi, guru SMA 2 Juai yang akan mengikuti lomba adiwiyata nasional yang rencananya akan digelar pada bulan September 2019 mendatang mengatakan persiapan yang dilakukan sekolahnya terbilang sudah cukup. Berbagai macam program unggulan akan mereka tampilkan yakni green house yaitu green house dengan koleksi tanaman2 langka, kebun sekolah dengan berbagai macam sayuran dimana pupuknya diambil dari hasil pengolahan kompos di sekolah, bioflok, biopori dan bank sampah.

“Fokus SMA 2 Juai pada pengembangan tanaman langka dan targetnya tentu saja mendapatkan penghargaan adiwiyata nasional,” tegasnya.

Setali tiga uang dengan Baihaqi, Normahmudi, siswa SMP 4 Paringin juga optimis sekolahnya bisa meraih penghargaan adiwiyata nasional.

“Persiapan yang kami lakukan sudah cukup matang yakni penanaman toga, green house, kebersihan lingkungan seperti piket lingkungan tiap hari, pengecekan bak sampah dan membagi jenis bak sampah tersebut seperti kertas, B3, residu, non organik dan organik,” tandasnya.

Normahmudi menambahkan ia dan teman-temannya juga merasa senang karena diberi kesempatan mengikuti kegiatan di TPA Batumerah ini.

“Banyak ilmu baru yang saya dapat, misalnya cara membuat kompos. Ini akan coba saya terapkan di sekolah nanti,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Musa Abdullah mengapresiasi kegiatan aksi lingkungan hari ini. Menurutnya banyak edukasi yang didapat dari kegiatan hari ini. Salah satunya para siswa bisa menanam pohon yang berguna di TPA ini karena semakin banyak pohon yang ditanam di TPA, maka bau yang ditimbulkan dari tumpukan sampah bisa diminimalisir.

“Semoga kegiatan yang juga dirancang dalam rangka program adipura 2019 ini bisa terus berlanjut,” pungkasnya.(tim)

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial